Jumlah Tenaga Medis Yang Terpapar COVID-19 di RSUD Gunungsitoli Meningkat

MediaNias.ID,  Gunungsitoli -Jumlah tenaga medis yang terpapar COVID-19 di RSUD Gunungsitoli meningkat . Hanya beberapa hari menjadi 32 orang.

Sebagaimana diinformasikan oleh Kabid pengelolaan komunikasi dan informatika Dinas Kominfo Kabupaten Nias Budiaman Mendrofa kepada MediaNias.ID melalui telephone selulernya, Sabtu (12/9/2020).

"Per 11 September 2020, jumlah tenaga medis yang terpapar COVID-19 di RSUD Gunungsitoli meningkat menjadi 32 orang" ujar Budiaman dengan pelayan.

Disampaikan Budiaman tenaga medis yang terpapar COVID itu mulai dari dokter, perawat/bidan dan pegawai manajemen. Dengan kondisi ini, pihaknya mendukung keputusan Direktur RSUD Gunungsitoli membatasi pelayanan kesehatan di ruang fisioterapi dan poli hingga tanggal (16/9/2020) guna memutus rantai penularan. "Pelayanan dialihkan ke IGD".

Lanjut lelaki yang pernah menjadi dosen di STIE PEMBNAS Nias itu, tenaga medis yang terpapar COVID-19 di RSUD Gunungsitoli itu dari beberapa kabupaten/kota yang ada di Pulau Nias. Dan bila dalam sepekan ini peningkatan terus terjadi, tidak tertutup kemungkinan pembatasan pelayanan diperpanjang.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nias Atobali Laoli bahwa ketika tenaga medis RSUD Gunungsitoli dilakukan pemeriksaan SWAB TCM (11/9/2020) dari 16 orang yang positif COVID-19 sebanyak 9 orang.

Tenaga medis yang 9 orang itu, 1 orang dokter IGD, 2 orang perawat IGD dan Poli dan 2 orang petugas gizi.

Sebelumnya Direktur RSUD Gunungsitoli dr. Julianus Dawolo menyampaikan bahwa tenaga medis yang terpapar COVID-19 yang sudah diisolasi secara perlahan mulai membaik. Dan berharap adanya dukungan dari semua stakcholder untuk sosialisasi ke masyarakat terkait protokoler kesehatan. Dan kepada pasien yang hendak berobat kiranya jujur dalam menyampaikan riwayat perjalanan dan hasil rapit tes. (ON)

Masukkan alamat email anda untuk menerima update berita: